Shalat Sunnah dan Shalat Wajib dan Berpindah Tempat Antara Keduanya*
*Shalat Sunnah dan Shalat Wajib dan Berpindah Tempat Antara Keduanya* عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ إِذَا صَلَّى أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ أَوْ عَنْ يَمِينِهِ أَوْ عَنْ شِمَالِهِ ، يَعْنِي : السُّبْحَةَ) أي : صلاة النافلة بعد الفريضة . وصححه الألباني في صحيح سنن ابن ماجه Dari Abu Hurairota rodhiAllahu anhu berkata, dari Nabi shalallahu alaihi wa salam bersabda: Apa yang membuat kalian lemah untuk maju atau mundur dari kanannya atau dari kirinya ketika sedang shalat? Yakni pada saat As Subhah. atau shalat sunah setelah shalat fardhu. [Dishahih oleh Albani didalam sunan Ibnu Hiban.] Pelajaran yang terdapat di dalam hadits: 1- Seseorang janganlah shalat sunnah di tempat shalat wajib. Inilah pendapat Ibnu Abbas, Ibnu Az Zubeir, Ibnu Umar, Abu Sa’id, ‘Atha, dan Amir Asy Sya’biy. (‘Umdatul Qari, 9/436) 2- Dianjurkan bagi orang yang shalat untuk memisahkan antara shalat fardhu dan shalat sunnah dengan perkataan (bai...